Jenis-jenis Penyakit Menular dan Gejalanya Lengkap

WARRIORQUEEN – Selain Covid-19, ada jenis-jenis penyakit menular lainnya yang bisa menyerang tubuh manusia. Mulai dari yang menular melalui udara, air liur, kontak fisik, ataupun gigitan hewan. Selain itu penyebabnya juga sangat beragam, mulai dari karena virus, kuman atau bakteri.

Saat ini Covid-19 memang menjadi contoh penyakit menular yang paling banyak dibicarakan. Penyakit yang menyerang organ pernapasan ini menular melalui air liur atau droplets dari orang ke orang.

Itulah mengapa kita harus selalu menggunakan masker. Sebab jika dalam kemungkinan terburuk, kita terserang virus ini, droplets yang keluar ketika berbicara tidak akan menyebar ke orang lain dan membuat semakin banyak pasien yang positif.

Jenis-Jenis Penyakit Menular yang Disebabkan oleh Virus

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, penyebab penyakit menular yang disebabkan oleh virus ini bisa berpindah inang umumnya karena tetesan air liur dari orang ke orang. Perlu Anda ketahui, air liur atau droplets yang dibicarakan di sini bukan hanya yang terlihat saja.

Karena pada dasarnya, ukuran droplets ini sangat kecil dan bisa keluar tiap kali mulut terbuka. Bahkan ketika Anda hanya meniup atau bernapas saja, masih ada kemungkinan droplets ikut keluar bersama udara.

Tetapi berbeda dengan bakteri, kuman ini tidak bisa hidup tanpa inang atau host. Artinya setelah droplets yang terkontaminasi virus keluar dari mulut Anda, virus tersebut akan langsung mati. Sayangnya tidak semua virus ini mati dalam waktu singkat, ada juga yang bisa bertahan berhari-hari.

Selain dari virus corona tadi, masih ada jenis-jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus lainnya seperti:

Pneumonia

Sebenarnya Covid-19 dan pneumonia disebabkan oleh virus yang mirip. Keduanya juga sama-sama menyerang sistem pernapasan, khususnya paru-paru.

Perbedaannya adalah, pneumonia ini tidak lebih tidak berbahaya dan tingkat kematiannya cukup rendah. Sedangkan gejala yang ditimbulkan sangat mirip yaitu:

  • Demam
  • Sesak nafas
  • Batuk
  • Nyeri pada otot dan sendi

Pneumonia juga menyerang dengan cara yang sama dengan virus corona. Yaitu dengan membuat asupan oksigen ke paru-paru berkurang dan menyebabkan rasa sesak dan sakit dada.

Dan untuk mendiagnosa penyakit ini, Anda perlu melakukan serangkaian tes dari darah, air liur, dan sampel cairan hidung.

Salesma

Salesma atau pilek merupakan salah satu penyakit menular lainnya yang sangat sering terjadi di Indonesia. Beberapa dari Anda mungkin menganggap penyakit ini sebagai masuk angin biasa.

Tetapi nyatanya salesma bukan disebabkan oleh masuk angin, tetapi karena virus bernama Rhinovirus. Umumnya pasien yang terinfeksi virus ini akan merasa gejala seperti berikut.

  • Pilek
  • Batuk berdahak
  • Demam ringan
  • Pusing

Pada dasarnya, salesma atau pilek bisa sembuh dengan sendirinya. Sebab daya tahan tubuh manusia sudah terbiasa dan memiliki sistem khusus untuk membunuh virus ini.

Tetapi jika tidak hati-hati, virus ini bisa menyebar ke anggota keluarga Anda lainnya yang sering melakukan kontak. Baik kontak fisik maupun melalui droplets.

Bronkitis

Jenis-jenis penyakit menular melalui virus yang berikutnya adalah bronchitis. Bisa dibilang penyakit ini adalah versi akut dari salesma.

Jika salesma hanya menyebabkan pilek dan demam, bronkitis ini menyebabkan adanya inflamasi di saluran bronchial paru-paru. Saluran tersebut adalah jalur agar udara bisa masuk ke paru-paru. Gejala awal dari bronkitis juga serupa dengan salesma. Yaitu:

  • Demam ringan
  • Sesak nafas
  • Batuk dan pilek
  • Nyeri otot
  • Pusing

Tetapi jika sistem daya tahan tubuh tidak segera membunuh virus ini, pasien akan merasa semakin sesak hingga sakit ketika bernapas.

Influenza

Masih seputar penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus, berikutnya ada influenza. Bisa dibilang, penyakit menular yang satu ini selalu berevolusi dari tahun ke tahun. Sehingga tidak aneh jika manusia sangat rentan terserang flu. Influenza sendiri memiliki gejala yang serupa dengan virus salesma yaitu:

  • Flu atau pilek
  • Demam ringan
  • Pusing

Secara umum, influenza tidak berbahaya untuk tubuh manusia. Tetapi dalam kasus tertentu, virus ini juga bisa menyebabkan kematian. Bahkan sejak tahun 2010, sudah ada lebih dari 12 ribu orang di seluruh dunia yang meninggal karena influenza.

Cacar Air

Selanjutnya ada salah satu jenis-jenis penyakit menular yang juga sangat sering ditemui di Indonesia, yaitu cacar air. Penyakit ini disebabkan oleh virus Varisella zoster.

Anda semua pasti sudah tahu jika gejala utama dari cacar air ini adalah munculnya bintik air disekujur tubuh pasien yang terinfeksi. Sehingga cacar bisa didiagnosa sendiri tanpa harus ke dokter. Selain dari bintik-bintik, cacar juga menimbulkan gejala lainnya seperti:

  • Demam ringan di 2 hingga 5 hari pertama
  • Ruam dan gatal pada kulit
  • Pusing
  • Tidak selera makan
  • Sakit tenggorokan

Meskipun bisa diidentifikasi dengan mudah, tetapi Anda harus tetap membawa pasien cacar ke rumah sakit. Sebab penyakit ini hanya bisa disembuhkan dengan obat antivirus khusus.

Herpes Labialis

Selanjutnya ada satu dari sekian banyak jenis-jenis penyakit menular yang juga menyerang kulit, yaitu herpes. Secara umum, herpes disebabkan oleh virus HSV atau Herpes simplex virus. Tetapi bakteri HSV ini ada beberapa tingkatan yakni:

  • HSV type 1
  • HSV type 2
  • Varicella Zoster Virus (VSV)
  • Epstein barr virus
  • Cytomegalo virus
  • HSV type 6
  • HSV type 7
  • HSV type 8

Seperti yang Anda lihat, penyakit ini bisa disebabkan oleh virus yang sama dengan penyebab cacar, yaitu Varicella zoster virus. 

Gejala yang ditimbulkan juga sama-sama ruam di kulit. Hanya saja, herpes hanya timbul di bagian tubuh tertentu seperti bibir, kulit kepala, tangan, dan lain-lain.

Jenis-Jenis Penyakit Menular dari Infeksi Bakteri

Selain dari virus, penyakit menular juga bisa disebabkan oleh bakteri. Dan berbeda dengan virus, bakteri ini bisa hidup tanpa inang. Bahkan dalam beberapa kasus, bakteri bisa terus berkembang biak meskipun inangnya sudah mati.

Karena bakteri ini sangat ringan, maka penyakit ini bisa menyebar luas melalui udara. Contohnya seperti bakteri basil penyebab TBC yang menyebar di udara.

Selain itu, bakteri juga bisa menular dengan cara lain. Misalnya karena memakan makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut atau melalui kontak fisik dengan penderita.

Sekarang agar Anda bisa melakukan langkah pencegahan penyakit menular dari bakteri, ada baiknya pahami apa saja penyakit-penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme kecil ini.

Diare

Jenis-jenis penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri pertama adalah diare. Beberapa dari Anda mungkin baru tahu bahwa ternyata diare atau buang-buang air ini adalah penyakit menular. Diare ini sebenarnya bisa disebabkan oleh banyak bakteri. Diantaranya adalah:

  • Salmonella
  • Shigella
  • Vibrio cholereo

Dan ketiga bakteri ini juga membawa gejala yang berbeda-beda. Mulai dari muntah, buang air berdarah, hingga pusing dan lemas.

Umumnya diare menular ke pasien pertama karena mengkonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri. Kemudian menular lagi ke pasien berikutnya melalui closet yang tidak dibersihkan atau melalui kontak fisik dengan pasien pertama.

Leptospirosis

Selanjutnya ada penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri leptospira. Bakteri ini umumnya di temukan di air seni hewan, khususnya tikus.

Sebenarnya penyakit ini kasusnya sangat jarang. Tetapi ditempat-tempat permukiman yang jarang terkena cahaya matahari dan lembab, cukup banyak orang yang terinfeksi. Leptosporosis ini memiliki gejala yang cukup banyak. Di antaranya adalah:

  • Mengigil
  • Demam tinggi
  • Nyeri otot dan sendi
  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Ruam

Selain pada manusia, penyakit ini juga bisa menjangkit hewan peliharaan. Sehingga bakteri leptospira tidak menginfeksi langsung dari air seni tikus, melainkan melalui hewan peliharaan dulu baru ke pemiliknya.

TBC ( Tuberculosis)

Berikutnya ada TBC atau tuberculosis. Seperti yang sudah dikatakan tadi, penyakit yang satu ini bisa menyebar melalui udara.

Ketika batuk atau bersin, penderita TBC akan mengeluarkan droplets yang terkontaminasi bakteri basil ke udara. Tetapi berbeda dengan virus, bakteri yang melayang dengan droplets tersebut tidak akan mati meskipun tidak memiliki inang.

Dan ketika tertiup angin, bakteri tersebut akan ikut berpindah mengikuti arah angin. Itulah mengapa, Anda harus menutup mulut ketika batuk dan bersin.

TBC sendiri merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Dan lebih berbahayanya lagi, tidak ada gejala awal yang timbul dari tuberkolosis. Umumnya hanya batuk saja layaknya orang normal. Tetapi jika dibiarkan, TBC bisa menimbulkan masalah pernapasan yang sangat parah seperti:

  • Batuk berdarah
  • Sakit di area dada
  • Meriang
  • Demam tinggi
  • Pusing

Tifus

Tifus atau tipes merupakan salah satu contoh jenis-jenis penyakit menular yang cukup umum di Indonesia. Penyakit ini menyerang sistem pencernaan dan disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella.

Cara penularan dari tifus ini berbeda dengan penyakit menular lainnya. Karena pada umumnya, kasus tifus tidak diikuti dengan gejala batuk atau bersin. Melainkan gejala seperti berikut.

  • Sakit perut dan kulit perut menjadi keras
  • Buang-buang air
  • Demam

Bakteri salmonella yang menginfeksi penderita tifus akan menular ke orang lain ketika mereka bertukar media makan. Misalnya bertukar gelas, piring atau sendok dan garpu yang belum dicuci.

Selain itu, bakteri ini juga bisa menular melalui closet yang tidak dibersihkan setelah pasien tifus buang air. Sebab bakteri salmonella bisa masuk ke tubuh melalui kulit.

Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan salah satu penyakit yang cukup umum di Indonesia. Selain itu, tidak ada penyebab khusus yang berhubungan dengan kondisi tempat tinggal. Sehingga kasus ini bisa menyebar ke seluruh kota di Indonesia.

Konjungtivitis sendiri adalah penyakit yang menyerang penglihatan, tepatnya membran bola mata. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Conjunctivitis bakterial.

Penularan bakteri ini sangat cepat, bahkan hanya dengan bertemu dengan pasien saja Anda akan beresiko terserang penyakit yang sama. Oleh karena itu, pasien konjungtivits umumnya tidak boleh bertemu dengan orang lain selain dokter.

Jika memang terpaksa harus bertemu orang lain, mereka harus langsung mencuci matanya dengan obat mata.

Anthrax

Jenis-jenis penyakit menular dari bakteri yang terakhir adalah anthrax. Meskipun kasusnya sangat jarang, tetapi penyakit yang satu ini sangat berbahaya karena bersifat akut dan bisa menyebabkan halusinasi.

Anthrax disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis dan akan menular ke manusia melalui hewan yang sudah terinfeksi terlebih dahulu.

Umumnya kasus penyakit ini lebih sering ditemui di negara-negara yang masih sering memakan daging mentah.

Itulah jenis-jenis penyakit menular yang sering ditemui di Indonesia. Sebagai langkah pencegahan penyakit menular, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan, memakai masker, dan cuci tangan setelah bertemu dengan orang lain. Biasakan juga gaya hidup sehat mulai dari sekarang.

Artikel selanjutnya :

Jenis-jenis Penyakit Menular dan Gejalanya Lengkap
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *